Your Partner In Human Capital Technology

+62(21) 7918 4219

  • title

Si Anak Emas

Pernahkah anda merasakan bekerja di suatu perusahaan dimana ada orang-orang tertentu yang mendapat pelayanan khusus dibandingkan karyawan lain, mendapatkan hak berbeda dari karyawan lain atau seringkali mendapat eksepsi (pengecualian) dari manajemen untuk kasus-kasus tertentu. Nah ini yang namanya anak emas (the darling, the golden boy).

Atau anda justru adalah  atasan / pemilik usaha yang seringkali sadar ataupun tidak sadar menganak emaskan salah satu atau sebagian karyawan diantara karyawan lainnya. Sadarkah kalau perbuatan itu akan membangun budaya kerja yang kurang kondusif dan berakibat pada keseluruhan produktifitas usaha.

Perusahaan keluarga seringkali identik dengan perlakuan dan aturan yang tidak adil seperti ini. Dan hal ini sangat meresahkan para karyawan sehingga karyawan yang berkualitas pun sering hengkang satu persatu ketika mereka mulai menyadari tidak mendapat ruang lagi di hati sang atasan / pemilik..... Uhuy, kayak roman cinta2an aja yah....

Namun pada intinya, janganlah membuat aturan main yang tidak baku atau jika sudah ada aturan main yang baku bahkan kita sendiripun tega untuk melanggarnya. Walaupun usaha kita masih tergolong kecil & imut2, tetaplah bangun budaya kerja yang profesional yang memiliki sistem good governance yang baik. Ih, apaan sih good governance itu? Good governance artinya organisasi yang kita kelola ini bersih dari KKN, dari budaya anak emas, aturan main jelas dan semua aturan &  prosedur dijalankan secara profesional.

Yah, kenapa juga harus repot-repot membangun good governance di UKM kita? Itu rasanya lebih pantas untuk usaha skala besar atau pemerintahan kan ya? Ingatlah, sistem yang baik dibangun dan tumbuh bersama dengan pertumbuhan pasar dan omset usaha. Jadi good governance juga harus dibangun sejak dini. Jika kita membiarkan aturan main dilanggar padahal aturan main tersebut sudah kita tetapkan apa yang akan terjadi? Yang terjadi adalah ketidak disiplinan, SOP tidak akan pernah dijalankan dengan tertib 100%, terjadi konflik dan politik internal dalam organisasi, sikut-sikutan yang akhirnya akan mengikis habis kerja tim. Mempunyai anak emas juga akan menyudutkan kita untuk melanggar aturan main yang sudah kita buat sendiri. Aturan main disini meliputi : peraturan perusahaan, sistem & prosedur, standarisasi kompensasi, sistem kelola SDM, dll. Nah kan, Gimana? Masih mau ngotot pelihara anak emas?

Sebagai pemilik usaha tentu perlu proses untuk memberikan kepercayaan kepada pihak lain yang bukan saudara atau teman. Bahkan kepada kedua kategori inipun belum tentu kita bisa langsung percaya di dalam bisnis.  Situasi ini kadangkala membuat kita terpojok dan mulai "memilih" untuk memiliki orang kepercayaan di dalam perusahaan. Jika hanya sebatas menjadi orang kepercayaan masih bisa menjadi teladan untuk karyawan lain. Namun jika kemudian orang kepercayaan ini diperbolehkan untuk mendapatkan perlakuan khusus dan berbeda dalam mengikuti aturan main, maka hal ini akan jadi cerminan buruk bagi karyawan lainnya. Contoh, orang kepercayaan ini ingin meminjam uang perusahaan untuk keperluan pribadi. Sementara peraturan perusahaan tidak memberikan kesempatan untuk ini bagi seluruh karyawannya. Nah, jika kemudian karyawan kepercayaan ini mendapatkan pinjaman tiba2 maka karyawan lain tentu akan cemburu. Atau jika ini sudah terlanjur terjadi  maka seharusnya perusahaan merubah peraturan agar karyawan lain mendapatkan hal yang sama. Kepercayaan boleh diberikan karena karyawan itu jujur, penuh rasa memiliki terhadap perusahaan dan selalu menuntaskan pekerjaan yang di amanahkan kepadanya. Sebagai balasannya dia boleh mendapatkan tugas yang lebih sulit dan akhirnya akan berdampak pada bobot pekerjaan. Dimana sesuai standar skala gaji, maka karyawan ini berhak untuk ditinjau ulang kompensasinya untuk promosi atau kenaikan. Nah, ini tidak melanggar aturan main yang ada. Jika karyawan lain ingin mendapat kesempatan yang sama, tirulah karyawan kepercayaan tersebut...

Nah, jika tertarik untuk belajar bagaimana mengelola SDM di usaha anda dengan lebih baik, silahkan ikuti coaching class di kantor kami. Untuk itu silahkan cek detailnya di www.sdm4ukm.com
Developed by JavaSign