Your Partner In Human Capital Technology

+62(21) 7918 4219

  • title

Bagi Hasil Diantara Mitra Usaha

Seringkali saya ditanya oleh para pemilik UKM muda bagaimana sih cara bagi hasil diantara mitra pemilik saha yang sama secara adil agar tidak terjadi sengketa yang ujung-ujungnya pecah kongsi.

Kompensasi bagi pemilik UKM perlu dibagi 4 kategori yaitu :

 1) kompensasi atas kontribusi modal usaha

Modal usaha juga harus dibedakan antara modal setor atau modal pinjaman. Modal setor tidak dapat ditarik kembali dan selama kepemilikan berlaku, maka modal ini akan diputar terus untuk usaha, dalam hal ini pemberi modal setor layak mendapatkan bagi hasil (dividen)  yang besarnya proporsional dengan modal yang dia setor. Contoh, modal yang disetor 100jt dari total 500jt yang dibutuhkan maka dividen yang boleh diminta adalah 1/5 dari total dividen yang disishkan dari total keuntungan bersih usaha. Ingat, jika untung jangan semua ya dibagi-bagi. Minimal harus ada 20% yang diputar kembali sebagai modal usaha. Kompensasi normalnya dibayarkan setahun sekali jika laporan keuangan sudah rapi.

nah, modal pinjaman adalah modal yang dipinjamkan dengan periode yang disepakati didepan dan bagi hasil disepakati sebesar prosentase dari nilai modal itu sendiri sehingga tidak ada hubungannya dengan keuntungan bersih. Modal boleh ditarik jika sudah jatuh tempo. Kompensasi dibayarkan sebulan sekali atau sesuai kesepakatan di awal. Seringkali UKM mengeluh, mitra pemilik modal menarik modal pada saat yang tidak tepat karen cashflow belum tertata baik. Makanya perlu kesepakatan di depan.

2) kompensasi atas kontribusi tenaga

Nah, kalau para pemilik usaha juga ikut turun tangan dalam operasional sehari-hari maka mereka layak untuk mendapatkan kompensasi setara karyawan. Loh, berapa donk besarnya? Kompensasi karyawan didasarkan pada bobot pekerjaan (posisi), kinerja dan kompetensi. Kalau kita pakai ukuran bobot pekerjaan saja dengan mengabaikan kinerja dan kompetensi maka job desc nya harus jelas. Harus ada pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas diantara pemilik usaha dan juga karyawan (jikasudah mampu membayar karyawan). Dari pembagian tugas dan tanggung jawab inilah maka bisa ditentukan besaran bagi hasil/gaji yang layak didapat oleh pemilik usaha yang urun tenaga tersebut. Sementara pemilik usaha yang tidak urun tenaga apapun ya tidak layak donk untuk ikutan dapat gaji bulanan. Again, semua kesepakatan di depan ya.

3) kompensasi atas kontribusi pinjaman aset

Aset bisa dalam bentuk apa saja yang berharga dan dapat dipakai sebagai modal namun bukan dalam bentuk dana tunai. Contohnya : laptop, telfon, rumah, mobil, motor, dll. Nah, untuk ini maka perlu ada kesepakatan berapa biaya sewa untuk asset semacam itu. Kompensasi ini bisa dibayarkan waktunya sesuai kesepakatan atau bisa juga disetor balik menjadi modal kerja sehingga porsi kepemilikan usaha bertambah

4) kompensasi atas ide bisnis

Nah, ini yang paing sering terjadi. Calon pemilik UKM tidak punya dana apapun tapi datang dengan konsep dan ide bisnis atau pasar dan calon pembeli yang menjanjikan. Bagi calon mitra pemilik dana, jika berminat bisa saja bersepakat untuk membeli ide tersebut dan langsung dikonversi menjadi prosentase kepemilikan usaha. Namun, kalau saya sih lebih suka beli ide yang matang dengan business model dan financial plan yang jelas. So, jika belum jelas berhatilah-hatilah dengan model kompensasi ini.

Jika aturan main sudah diatur secara adil dan transparan sejak awal, maka kita harapkan perkongsian diantara kita akan baik-baik saja. Namun akan bisnis akan lebih langgeng, bermanfaat dan berkah jika kita menerapkan skema sebagai berikut :
Sebagai pemilik usaha wajar saja jika yang bersangkutan bertanggung jawab penuh atas jalannya usaha sehingga kompensasi atas kontribusi atas tenaganya tidak bisa lagi berupa gaji bulanan dikarenakan pemilik usaha juga harus menanggung kerugian di saat usahanya merugi yaitu dengan tidak menerima kompensasi apapun dari usahanya. Jika memang kemudian pemilik usaha menginginkan adanya pendapatan per bulan maka bisa disepakati diantara mitra usaha untuk mengambil bagi hasil per bulan berdasarkan jumlah keuntungan bulan itu yang besarannya tidak lagi proposional berdasarkan waktu kerja atau beratnya tanggung jawab namun dari kesepakatan bersama. Sehingga bagi hasil per bulan ini bisa saja naik turun tergantung untung ruginya usaha.

Sudah selayaknya pula bagi para pemilik usaha untuk menyuntikkan modal kerja kedalam usaha bersama dan untuk itu bisa pula disepakati untuk membagi hasil di akhir tahun yang besarnya disepakati dari besarnya keuntungan usaha serta porsi modal kerja yang telah disuntikkan. Dimana modal ini juga tidak dapat ditarik setiap saat apalagi ketika usaha sedang tidak menguntungkan. Berbeda dengan pinjaman modal, dalam pinjaman modal  maka pemberi pinjaman boleh saja menarik pinjaman namun yang namanya pinjaman tidak boleh mengharapkan imbalan apapun apalagi bagi hasil karena itu sama dengan riba dan bagi pengusaha muslim sebaiknya menghindarkan riba.

Pemilik usaha dalam menjalankan usahanya dengan amanah harusnya tidak pernah berhenti menyumbangkan ide bisnis baru agar bisnisnya berkembang dan sangat tidak pantas ketika ide bisnis diberikan dengan harapan dapat meminta kompensasi atau bagi hasil usaha yang lebih atas idenya tersebut. Selain memberikan ide bisnis yang berkesinambungan, maka pemilik usaha haruslah siap sedia memberikan aset agar usahanya berjalan lancar. Nah bagaimana jika aset si A lebih banyak yang dipakai untuk bantu usaha daripada aset si B. Baik  A dan B harusnya sudah mengikhlaskan sejak awal apapun aset yang dipinjamkan sifatnya adalah pinjaman demi kemajuan usaha sehingga janganlah terlalu mengharapkan kompensasi untuk itu. Jika dari awal keberatan untuk meminjamkan aset, mungkin lebih baik menyewa aset dari pihak luar yang dananya diambil dari modal kerja atau keuntungan usaha.

Demikianlah cara pendekatan baru dalam bermitra yang saya pelajari dari kitab suci Al-Quran yang dapat diimplementasikan untuk semua usaha dan semua golongan agama. Sesungguhnya tata kelola bisnis dan ekonomi syariah itu adalah yang terbaik untuk umat manusia di bumi ini.

Nah, Silahkan kunjungi www.KerjaNyambi.com untuk menemukan mitra usaha yang tepat untuk proyek atau bisnis anda. Selamat bermitra!!

Developed by JavaSign